Maaf sebelumnya tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyindir atau memojokkan pihak-pihak tertentu melainkan untuk intropeksi bersama dan saling mengingatkan. Terus terang posisi saya sama dengan anda, saya hanyalah member alias anggota biasa seperti anda. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat.
OUT OF THEME AND OUT OF TOPIC POST
Di dunia maya ini dari mulai ngetrend-nya wahana yang bernama BLOG baik personal maupun publik seperti Multiply ini ada aturan tertulis dan tak tertulis (etika). Pembagian jenis Blog ke dalam group itu dari awalnya terdiri dari beberapa tema atau jenis, seperti, Grup Bisnis, Komunitas, Agama, Budaya, Gaya Hidup (Life Style), dll. atau silahkan coba klik ini http://multiply.com/search.
Masing-masing grup punya alur atau ketentuan tertulis dan tak tertulis atau tema yang membedakan satu sama lainnya. Penyelenggara blog hanya menyediakan aturan main pokok yang disebut TOS atau diclaimer sedangkan etika atau aturan tambahan yang tidak boleh bertentangan dengan aturan dasar tadi diserahkan kepada masing-masing grup selama tidak bertentangan dengan TOS tadi.
Pembeda utama dari setiap grup itu dilihat dari jenis atau tema yang sudah dipilih oleh founder atau pendiri. Sebagai contoh Group ILD tercinta ini berbentuk seperti ini.
Type : Public (group is listed in Multiply directory of groups)
Category: Cultures & Community
Dalam group ini sudah ditetapkan aturan main seperti yang ada di halaman depan itu.Pendek kata begini lho....kalau kita masuk ke suatu group, seharusnya sudah dari awal mengerti apa-apa saja yang sekiranya layak dan pantas atau sesuai dengan tema grup yang kita ikuti. Adalah tidak mungkin kalau kita posting di grup bisnis trus kita posting soal agama, gak nyambung, khan?
Dulu waktu Multiply ini dibentuk ada kok ijin untuk mendirikan grup pornografi seperti blog tetangga dan sekarang sudah tidak boleh bahkan diancam dengan sanksi mulai dari pengahapusan id maupun grup itu sendiri bahkan sampai ke ancaman pidana. Apalagi kita sudah ada tambahan aturan main baru di Indonesia yang bernama UUITE. Coba baca dulu ini:Sekalian saya minta tolong dibantu terjemahannya, pliiiisss
Kalau sudah membaca dari namanya saja Kelompok Diskusi atau I Like Discussion, bukan berarti semua hal bisa anda masukkan semua tema untuk didiskusikan bukan? Ada satu ketentuan yang barangkali semua maklum bahwa dalam aturan tertulis apapun di dalamnya terkandung nilai KEPATUTAN & KELAYAKAN. Dari awal kita posting tentunya ada sesuatu yang hendak kita peroleh bukan? Minimal dibaca pemirsa. Lalu apakah semua yang ada di benak kita akan bisa kita tuangkan seenaknya di Group ini tanpa memperhatikan kaedah dan nilai-nilai Kepatutan dan Kepatuhan? Sudah hampir satu bulan ini sebenarnya ingin saya tuangkan tulisan ini mengingat saya banyak saya temukan postingan yang tidak sesuai dengan thema atau topic di beberapa grup berbahasa Indonesia khususnya ILD tercinta ini.
Sebagai contoh untuk yang hobi ngrumpi dan kasak-kusuk di Multiply ini ada direktory group yang cocok buat anda itu di sini :Entertainment & Arts Groups yang perdetik ini di Multiply sudah mencapai 5929 grup. Silahkan anda pilih yang cocok dengan keinginan anda...monggo.Semoga dikemudian hari tidak terjadi postingan salah ngamar...dan satu usulan lagi buat kita semua juga sebagai pengingat diri ini, dalam menetukan format judul sebaiknya harus sesuai dengan topik yang hendak kita muat serta kaidah bahasa juga perlu.
Terima kasih
OKNO
Masing-masing grup punya alur atau ketentuan tertulis dan tak tertulis atau tema yang membedakan satu sama lainnya. Penyelenggara blog hanya menyediakan aturan main pokok yang disebut TOS atau diclaimer sedangkan etika atau aturan tambahan yang tidak boleh bertentangan dengan aturan dasar tadi diserahkan kepada masing-masing grup selama tidak bertentangan dengan TOS tadi.
Pembeda utama dari setiap grup itu dilihat dari jenis atau tema yang sudah dipilih oleh founder atau pendiri. Sebagai contoh Group ILD tercinta ini berbentuk seperti ini.
Type : Public (group is listed in Multiply directory of groups)
Category: Cultures & Community
Dalam group ini sudah ditetapkan aturan main seperti yang ada di halaman depan itu.Pendek kata begini lho....kalau kita masuk ke suatu group, seharusnya sudah dari awal mengerti apa-apa saja yang sekiranya layak dan pantas atau sesuai dengan tema grup yang kita ikuti. Adalah tidak mungkin kalau kita posting di grup bisnis trus kita posting soal agama, gak nyambung, khan?
Dulu waktu Multiply ini dibentuk ada kok ijin untuk mendirikan grup pornografi seperti blog tetangga dan sekarang sudah tidak boleh bahkan diancam dengan sanksi mulai dari pengahapusan id maupun grup itu sendiri bahkan sampai ke ancaman pidana. Apalagi kita sudah ada tambahan aturan main baru di Indonesia yang bernama UUITE. Coba baca dulu ini:Sekalian saya minta tolong dibantu terjemahannya, pliiiisss
Kalau sudah membaca dari namanya saja Kelompok Diskusi atau I Like Discussion, bukan berarti semua hal bisa anda masukkan semua tema untuk didiskusikan bukan? Ada satu ketentuan yang barangkali semua maklum bahwa dalam aturan tertulis apapun di dalamnya terkandung nilai KEPATUTAN & KELAYAKAN. Dari awal kita posting tentunya ada sesuatu yang hendak kita peroleh bukan? Minimal dibaca pemirsa. Lalu apakah semua yang ada di benak kita akan bisa kita tuangkan seenaknya di Group ini tanpa memperhatikan kaedah dan nilai-nilai Kepatutan dan Kepatuhan? Sudah hampir satu bulan ini sebenarnya ingin saya tuangkan tulisan ini mengingat saya banyak saya temukan postingan yang tidak sesuai dengan thema atau topic di beberapa grup berbahasa Indonesia khususnya ILD tercinta ini.
Sebagai contoh untuk yang hobi ngrumpi dan kasak-kusuk di Multiply ini ada direktory group yang cocok buat anda itu di sini :Entertainment & Arts Groups yang perdetik ini di Multiply sudah mencapai 5929 grup. Silahkan anda pilih yang cocok dengan keinginan anda...monggo.Semoga dikemudian hari tidak terjadi postingan salah ngamar...dan satu usulan lagi buat kita semua juga sebagai pengingat diri ini, dalam menetukan format judul sebaiknya harus sesuai dengan topik yang hendak kita muat serta kaidah bahasa juga perlu.
Terima kasih
OKNO


Tidak ada komentar:
Posting Komentar