Rabu, 27 Agustus 2008

Motor Jawa Perak 250

Yuk bernostalgia dengan produk unik dan antik di jaman bahela akan sepeda motor yang sempat merajai dunia per-sepeda motoran baik untuk kebutuhan pribadi hingga militer dan olah raga. Inila di SEPEDA MOTOR JAWA. Kalau mau lihat gambarnya biar agak jelas silahkan klik pada masing-masing gambarnya!
13k photo of 1946 Jawa 250 Perak24k photo of 1954 Jawa 250/11 Perak of Leif-Erik Jordan23k photo of 1947 Jawa 250 Perak
Spesifikasi :
Tahun18k photo of 1947 Jawa 250 Perak pembuatan: 1946 - 1954
Total Produksi: +/- 180.000 units termasuk yg 350cc Jawa motorcycles (Ogar?)
Mesin : 9hp/4250rpm, 1-cyl 2-stroke, 248,5cc
Bore/Stroke: 65/75 mm
Pistons tanpa deflector
Panjang : 2000mm, width: 700mm, height: 950mm
Lingkar roda: 1330mm
Dinamo-battery ignition 45W, 6V
Percepatan Gigi : 4 speed, foot-controlled, terpasang di dalam mesin37k photo of 1949 Jawa 250 Perak
Kerangka bodi terbuat dari pipa
Shock-absorbers on both wheels
Berat : 115 kg
Kecepatan Maksimum : 100 km/h
Ban : 3,00x19 inches
Kapasitas tangki BBM: 12 L (13 L by another source)
Konsumsi BBM : 2,5-3 L/100km13k photo of 1948 Jawa 250 Perak

Model ini sangat ngetren di Paris pada pertengehan 1946 dan sipamerkan pada pekan pameran Paris International Exhibition, dan memperoleh medali emas. Motor Jawa 250 telah mampu memenuhi kebutuhan akan sepeda motor untuk kebutuhan konsumsi dan olah raga.

Selama pendudukan Jerman, sepeda motor Jawa ini sebenarnya dirancang dengan dilengkapi berbagai perlengkapan senjata dalam peperangan. Namun tidak untuk keperluan sipil karena dilarang. Insiyur Nevertheless Czechoslovakian kemudian merekayasa sedemikian rupa Sepeda Motor Jawa ini sehingga terciptalah merek Wehrmacht. Hingga pada tahun 1944, sebanyak 20 unit sepeda motor Jawas langsung diterjunkan di jalan raya guna uji coba, dan diantaranya mampu menjelajah jarak 100.000 km. Seluruh sepeda motor Jawas ini di produksi dan berlabel buatan German.

Jawa on big 77k picture here is owned by F. Menclik from Ricany, Czechoslovakia.77k photo of 1946-1954 Jawa 250
Photos and data are from : "Svet Motoru" magazine, Czechoslovakia, "Moto" magazine, Russia,
Miroslav Jana, Prague,
Kruse International,
Robert Baumann, Austria, Robert is owner of this March 1953 Jawa on the pictures (homepage),
Veteran Bazar & Museum, Czech Republic,
Association of Collectors of Historical Vehicles in Slovak Republik,
Motorrad Markt magazine, Germany,
"Motorrad classic", Germany,
Leif-Erik Jordan, Norway. Leif-Erik is owner of pictured 1954 Jawa 250/11.
One of the pictured motorcycles belongs to Уlafur Th Уlafsson (Iceland).

Who can tell anything about this Duna sidecar with 1953 Jawa of Robert Baumann? Please tell to Robert and to me.
If you have anything to add, ask or correct me, you are welcome to write me by E-mail Contact. Andrei Bogomolov.
Entrance   Gallery   Motorcycles   Jawa   Sale   Links

Last updated 13 IV 2002.

Senin, 25 Agustus 2008

TIPS-Search Engine for Your Site

Copy and paste the attachment files below to use this Search Engine Optimation (SEO) for your site to find everithing you need. There are 3 model that you may use :


This is 1st from Google

This as also from Google :

And this for advance SEO :

Rabu, 20 Agustus 2008

CHENG HO DAN SEMARANG

Beranda

LAKSAMANA CHENG HO

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim

Patung Cheng HoPerkenankan saya olah dan saya edit tulisan yang terhormat Bapak Ihza Mahendra yang saya ambil dari situs pribadi beliau untuk menjadi kajian kami para warga NJOWO Multiply di sini. Dengan tidak mengurangi keaslian tulisan Bapak sebagian kalimat dan foto-foto ini saya sambung langsung ke situs Bapak. Semoga menjadi sumber inspirasi kami dalam mengenang perjalanan Beliau Laksamana Cheng Ho dan mengambilo hikmahnya.

Menarik sekali apa yang ada pada paparan Bapak Yuzril muat di situsnya tentang film yang dibintanginya pada suatu episode yang disiarkan oleh statisun Metro TV setiap malam minggu pukul 21.30 WIB.

Dalam tulisan ini saya tidak akan mengajak anda untuk membicarakan tentang film yang dimaksud, melainkan saya ingin sekedar mengajak pemirsa masyarakat NJOWO ini untuk sekilas menapak tilas jejak-jejak langkah Cheng Ho Admiral Zheng He di kota saya Semarang dan akan saya tambahkan beberapa foto-foto yang milik warga NJOWO Multiply, Sdri. Mutiara Damayanthie. Banyak hal-hal yang menarik dengan melacak jejak ini. Semoga anda berkenan unutuk mengkajinya kembali.

IMG_2949

Harapan utama dengan teknik sambung menyambung ini semoga bisa mempermudah kita dalam melacak jejak Cheng Ho. Bila anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang film ini silahkan mengunjungi alamat situs Bapak Ihza Mahendra pada artikel sebelumnya di blog di sini.

Dikisahkan perjalanan hidup sang laksamana Admiral Zheng He sejak lahir sekitar tahun 1370 Masehi hingga wafat di tahun 1432. Cheng Ho yang nama aslinya adalah Ma He – dalam Bahasa Arab adalah Muhammad Siddiq – lahir dari keluarga Cina Muslim kebanyakan di Provinsi Yunnan, dekat perbatasan Vietnam sekarang ini. Ayahnya yang bernama Ma Hazi atau Haji Ma adalah pemuka sebuah kampung. Dalam situasi yang bergolak Ma Hazi didaulat oleh penduduk sekitar untuk memimpin perlawanan terhadap Kaisar Ming yang kedua, dan beliau tewas dalam sebuah pertempuran. Ma He kecil, sangat sedih dengan kematian ayahnya dan sangat prihatin dengan ibu dan dua adik perempuannya yang ditawan dan akan dibunuh. Sebab itulah, dia merelakan dirinya untuk dikebiri, dengan imbalan ibu dan dua adiknya dibebaskan. Jendral Poh Yu Te yang memimpin pasukan Ming di Yunan, memenuhi permintaan Ma He. Dia dikebiri dan harus ikut menjadi abdi dalem istana. Ibu dan adik-adiknya dibebaskan.

Ma He yang taat menjalankan agama Islam dikenal sebagai kasim – sebutan bagi orang yang dikebiri – yang sangat rajin belajar dan berdisiplin tinggi. Berbeda dengan ayahnya yang berperang melawan Ming, Ma He ikut milisi untuk membela Ming. Karena prestasinya, dia diangkat menjadi pembantu terdekat Pangeran Ming Chui Ti, dan pindah ke sebuah puri – yang belakangan menjadi Kota Terlarang – di kota Beijing. Sejarawan China menyebutkan Ma He sering datang ke Mesjid Niuw Che, mesjid tertua di Beijing yang dibangun oleh dua imam dari Persia yang menyebarkan agama Islam ke China pada abad ke IX Masehi. Mesjid Niew Che yang masih ada sampai sekarang dan menjadi mesjid antik bergaya kelenteng adalah mesjid yang dilindungi oleh Pemerintah China, dan dijadikan sebagai monumen Islam di Negeri Tiongkok. Saya sendiri beberapa kali bersembahyang, termasuk sembahyang Jum’at di mesjid ini yang khutbah dan pengajiannya dilaksanakan dalam Bahasa Mandarin.IMG_2784

IMG_2929Di Beijing Cheng Ho akhirnya menjadi penasehat Pangeran Ming Chui Ti yang suatu ketika menjadi sangat marah, karena ayahnya menunjuk cucunya –yakni putra dari pangeran pertama yang wafat — menjadi kaisar. Ming Chui Ti adalah pangeran kedua yang menurut tradisi China akan menjadi kaisar jika pangeran pertama meninggal lebih dahulu. Kaisar baru, Chu Yu Wen, yang masih muda, ternyata banyak melakukan kekejaman, yang membuat Pangeran Ming Chui Ti tambah marah, sehingga akhirnya dia memberontak melawan Kaisar. Dia menunjuk Ma He sebagai panglima perang dan mempimpin penyerbuan dari Beijing ke Nanjing yang ketika itu menjadi ibukota Kekaisaran Ming. Menurut sejarawan China, jarak antara Beijing dengan Nanjing waktu itu dapat ditempuh dengan kuda yang berlari kencang selama 23 hari perjalanan. Dalam sejarahnya, Ma He memimpin 30 ribu pasukan menggempur Beijing selama tiga tahun, sampai akhirnya mereka memenangkan pertempuran. Pangeran Ming Chui Ti akhirnya berhasil merebut tahta. Dalam sejarah China, Ming Chui Ti dikenal dengan julukan Kaisar Yong Le atau Yung Lo, yakni kaisar terbesar dalam sejarah China. Ma He yang kemudian diberi marga baru Zheng atau Cheng– yang akhirnya memakai nama Zheng He atau Cheng Ho – praktis menjadi orang kedua di kekaisaran Ming. Ketika ibukota Ming pindah dari Nanjing ke Beijing dan membangun Forbidden City sekarang ini, maka Kaisar Yong Le mengendalikan pemerintahan dari Beijing dan Cheng Ho mengendalikan pemerintahan dari Najing sebagai wakil Kaisar. Peristiwa ini terjadi menjelang akhir hayat Kaisar Yong Le, setelah Cheng Ho kembali dari pelayaran yang ketujuh menjelajahi pantai timur benua Afrika.IMG_2937

Mengapa Cheng Ho berlayar mengarungi samudera luas sampai ke benua Afrika itu? Setelah Pangeran Ming Chui Ti merebut takhta, dia dan Cheng Ho masih memerlukan waktu beberapa tahun untuk menyatukan dan membangun ekonomi Tiongkok. Setelah semuanya berjalan, Kaisar bertanya kepada Cheng Ho, apa lagi yang harus mereka kerjakan. Cheng Ho menjawab, inilah saatnya kita membangun perdamaian dunia dan menjadikan Tiongkok sebagai pemimpin dunia. Untuk mencapai rencana itu, Cheng Ho mengusulkan agar Kekisaran Ming membangun armada angkatan laut yang besar dan kuat agar mereka dapat menjelajah dunia dalam membangun persahabatan, perdamaian dan kerjasama dengan bangsa-bangsa lain. Walaupun rencana ini ditentang oleh Menteri Keuangan Liu Taxia dan beberapa jenderal, namun Kaisar setuju. Kaisar memutuskan menunjuk Cheng Ho menjadi laksamana yang memimpin angkatan laut kekaisaran dengan misi membangun perdamaian dan menyelesaikan konflik di seluruh dunia. Sejak itu, Cheng Ho berubah dari panglima angkatan darat, menjadi panglima angkatan laut.

Enam tahun lamanya Cheng Ho membangun 320 armada dan merekrut 28.000 prajurit angkatan laut dan melatih mereka. Setelah semuanya siap, sebelum berlayar, Cheng Ho sengaja datang berziarah ke makam Saad bin Abi Waqqash – salah seorang sahabat Nabi Muhammad S.a.w yang ikut ke hijrah ke Negeri Habsyi dan wafat di Tiongkok — di Guang Zhou. Cheng Ho mungkin ingin mengenang sahabat Rasulullah itu karena beliau adalah salah seorang sahabat dekat Rasulullah yang berlayar begitu jauh dari Habsyi – Ethiopia sekarang ini – menuju daratan Tiongkok. Peristiwa itu terjadi sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Kisah tentang Saad bin Abi Waqqash ini mengindikasikan bahwa Islam telah disebarkan di Tiongkok pada saat Rasulullah S.a.w masih hidup. Walaupun makam Saad sampai sekarang masih misterius. Sebagian sejarawan mengatakan Saad kembali bergabung dengan Rasulullah di Madinah, namun sebagiannya lagi mengatakan tidak. Saad tak sempat ikut hijrah ke Madinah, sampai beliau wafat tetap berada di Guang Zhou.Cheng Ho Jump 023Cheng Ho Jump 018

Dalam sejarahnya, Laksamana Cheng Ho memimpin delapan kali missi muhibah pelayaran mengunjungi banyak negara di zaman itu. Dia sama sekali tak ingin menggunakan kekuatan militer untuk memaksa negara lain mengikuti kemauannya. Cheng Ho bersikap persuasif mengajak negara-negara lain untuk menyelesaikan konflik secara damai. Dia berusaha mendamaikan antara Majapahit dengan Blambangan, antara Ayuttaya dengan Swarnabhumi, antara Majapahit dengan Melaka dan membantu banyak negara dengan bantuan teknis militer, perdagangan, industri, pertanian dan kesehatan. Cheng Ho juga membawa misi mengamankan laut, khususnya Selat Malaka, agar alur pelayaran timur dan barat dapat berjalan dengan lancar. Untuk itulah dia membantu Melaka membangun pangkalan angkatan laut, melatih militer Melaka dan menampatkan sekitar 600 penasehat militer di Bandar Melaka. Cheng Ho berhasil meyakinkan Melaka, bahwa Dinasti Ming dari Tiongkok takkan mengulangi ekspansi dan penjajahan – seperti pernah dilakukan Dinasti Yuan – yang pernah memaksa Ken Arok dari Kerajaan Kediri agar takluk kepada Tiongkok. Cheng Ho ingin membangun kemitraan dan kerjasama dengan negara lain, dengan tetap menghormati kedaulatan negara itu.

Lampung Cheng Ho 056Di luar missi resmi yang diemban atas perintah Kaisar, Cheng Ho dan nakhoda kapal induknya Wang Ching Hong – yang makamnya ada di Semarang dan dikenal dengan sebutan Panembahan Dompu Awang atau Kiyai Jurumudi – membawa misi pribadi mereka untuk menyebarkan agama Islam. Raja Parameswara dari Melaka adalah raja Melaka pertama yang memeluk agama Islam atas ajakan Laksamana Cheng Ho. Sejak itu Parameswara mengganti namanya menjadi Sultan Iskandar Syah dan mengubah Melaka dari kerajaan Hindu menjadi kesultanan Islam. Wang Ching Hong setelah pelayaran ketujuh memutuskan untuk tinggal di Semarang dan pensiun sebagai nakhoda. Wang Ching Hong yang hafal Qur’an dan pandai berbahasa Arab dan Persia, bergabung dengan Sunan Bonang menyebarkan agama Islam di Jawa Tengah, sampai ia wafat dan dimakamkan di tempat yang kemudian berdiri Kelenteng Sam Po Kong di kota Semarang.

Kisah Laksamana Cheng Ho sangatlah panjang. Bukan saja kisah misi muhibah perdamaian yang dijalankannya, tetapi juga kisah intrik politik di Kekaisaran Ming sendiri. Khususnya intrik yang dilakukan Menteri Keuangan Liu Taxia dan Jendral Ma Kwee yang terus-menerus menentang misi pelayaran Cheng Ho. Dalam film serial ini juga dikisahkan beban psikologis yang berat yang dialami Cheng Ho sebagai seorang kasim yang dikebiri. Dia pernah menaruh hati dengan seorang gadis Muslimah bernama Sin Hwa, namun apa daya dia telah menjadi kasim. Namun walaun menderita secara psikologis, dia tetap bersyukur kepada Allah, karena semua itu mengandung hikmah bagi dirinya. Pada episode ke 24 dari film ini – yang selurunya ada 30 episode – dikisahkan dialog antara Cheng Ho dengan Kaisar Yong Le mengenai kebijakan setiap dinasti untuk mengebiri setiap petugas istana itu. Kaisar nampak bingung mengenai tradisi yang telah berlangsung selama 2500 tahun itu dan menunjukkan empati yang dalam atas mereka yang dikebiri. Kaisar menyadari bahwa hal itu bertentangan dengan fitrah manusia, sebagaimana dijelaskan Cheng Ho dengan mengutip ayat-ayat al-Qur’an.

IMG_0001Film serial ini berakhir dengan wafatnya Laksamana Cheng Ho sekembalinya dari menunaikan ibadah umroh di kota suci Mekkah. Cheng Ho wafat di Lautan Hindia di selatan Pulau Sri Lanka pada tahun 1432. Sebelum wafat dia berpesan, agar kalau dia mati, jenazahnya harus ditenggelamkan ke dasar laut sebelum matahari terbenam. Karena sakit Cheng Ho akhirnya wafat dengan tasbih yang jatuh dari tangannya dengan mengucapkan kata La Ilaha illallah. Semua orang menangisi kepergiannya. Hidupnya bagai sebuah legenda. Namun menurut sejarawan China, tak ada anak buah Cheng Ho yang berani membenamkan jenazahnya ke dasar laut seperti permintaannya. Jenazahnya dibawa pulang ke Nanjing dan dia dimakamkan di depan sebuah mesjid dengan sebuah upacara kebesaran militer yang dihadiri oleh Kaisar Ming yang baru yang menggantikan Kaisar Yong Le.

Akhirnya, saya ucapkan selamat menyaksikan film serial versi Bahasa Indonesia yang ditayangkan Metro TV ini, dengan segala kekurangan yang ada…

Wallahu ’alam bissawwab

Cetak artikel Oleh Yusril Ihza Mahendra — August 19th, 2008

Edit olah pada Tgl. 20 agustus 2008 oleh : DALANG GEMBLUNG

Berikut saya lampirkan sekilas beberapa fotto yang saya ambil dari Sdri. Damayanthie yang telah kami konversikan dalam bentuk flash play dari Blog Multiplynya


Terminal GEN DREW-001

↑ Grab this Headline Animator

Rabu, 13 Agustus 2008

NGINCENG WONG CIBLON




Embuh opo ikiiiii???


BEIJING - AUGUST 13: Michael Phelps of the United States competes in the Men's 200m Individual Medley Heat 6 at the National Aquatics Centre during Day 5 of the Beijing 2008 Olympic Games on August 13, 2008 in Beijing, China. (Photo by Nick Laham/Getty Images)

Rubutan Bal-balan Banyu
Rita Dravucz (R) of Hungary gets a pass away in front of Australian defender Gemma Beadsworth (L) in their women's water polo match at the 2008 Beijing Olympic Games on August 13, 2008. Hungary draw with Australia 7-7. AFP PHOTO/William WEST (Photo credit should read WILLIAM WEST/AFP/Getty Images)

BEIJING - AUGUST 13: Omar Pinzon of Colombia competes in the Men's 200m Backstroke held at the National Aquatics Center on Day 5 of the Beijing 2008 Olympic Games on August 13, 2008 in Beijing, China. (Photo by Alexander Hassenstein/Bongarts/Getty Images)
Tuluuung.....
BEIJING - AUGUST 13: Lisbeth Trickett of Australia competes in the Women's 100m Freestyle Heat 7 at the National Aquatics Centre during Day 5 of the Beijing 2008 Olympic Games on August 13, 2008 in Beijing, China. (Photo by Alexander Hassenstein/Bongarts/Getty Images)

One of My Game Set in Childhood

English
This was one of a game to almost Javanese people around Central Java, East Java and West Java, Indonesia. We are so sorry that this game is over from all over Java recently. Actually by playing this card, most young generation will know the actor of general puppet shadow. When I was a kid I was almost enjoyed playing this game and collected all the picture and cut every single image to be frighted with the others by flying my favorite actor Gunungan with my oppisite friends owned.

Oh, sorry I can describe more detail in English how to play with this game. As I know this game was similar to a gambling...all cut images will be flied together and if mine is on the top while falling down so I was the winner. It looks like playing a coin......Well have got some thing a tool or game to play with when you was a child? Please share here...

Indonesian
Waduh bingung nih maukasih penjelasan sama bu lek dan pak lek dalam basa landa-nya...hehe mbok dibantu to yo..yo...itu banyak anggota orang asing yang belum mudeng bahasa kita....padahal sudah tak ajak pakai bahasa Tarzan saja. Kalau gak mudeng kasih aja gambar umbul apa lah sebagai ungkapannya, demikian juga sebaliknya buat rekan-rekan kalau ada rekan orang asing bikin posting mbok yao jawaben pakai bahasa Tarzan saja yuuuk...Selamat menikmati dolanan kuno....umbul....ini tak ambil dari koleksinya kinasih mas Jemek Supardi sang tokoh Patomim kita.
http://jemeksupardi.multiply.com/photos/album/34/Gambar_Umbul


Minggu, 03 Agustus 2008

Making Bracelet-Gawe Gelang

OKNO.890M.COM
Jenis gelang yang dirancang ini adalah bagian dari produk usaha saya dengan melibatkan para ibu-ibu rumah tangga yang sedang asyik menunggu suaminya datang. Pekerjaan ini dilakukan oleh mereka di rumahnya. jadi tidak mengganggu tugas utamanya sebagai ibu rumah tangga. Jumlah mereka sampai bulan ini, Agustus 2008 sudah mencapai 200 orang lebih. Mereka dikoordinis oleh para pengepul yang setor kepada kami ada yang mingguan dan kadang juga 2 kali seminggu. Namun bila ada order sesuai sekejul pembeli, maka kami menerapkan sitem target kepada para pengepul, karena merekalah yang menjadi ujung tombak produksi kami.
Posted by Picasa

Google Channel

↑ Grab this Headline Animator

Sabtu, 02 Agustus 2008

Koding Alih Bahasa Untuk MP Anda

Maaf untuk koding bahasa buat MP saya lampirkan dalam attacthment files saja untuk anda modifikasi sendiri. Bagian yang harus anda modif cukup ganti kata njowo dengan id anda. Yang lainnya jangan diganti!!!

Silahkan kopas file di lampiran ini kemudian pastekan dulu ke note pad anda, lalu modifikasi kata njowo dengan id anda. Semoga berhasil.

Silahkan anda rubah setiap alamat di dalam koding yang ada tulisan njowo.multiply.com dengan alamat blog anda sendiri atau cukup ganti njowo dengan ID anda jangan lupa id-anda.multiply.com. Berikut contoh yang saya maksud

Sebagai contoh ini saya rubah ke alamatnya pak TulusNah sekarang coba tekan ini TULUS JOGJA DALAM BHS RUSIAUntuk lebih jelas dan memilih bahasa lainya dan lebih tepanyta silahkan kunjungi dan pergunakan alamat yang muncul di browser anda untuk menggantikan lamat njowo tersebut di sini :Tekan ini
Untuk mendapatkan alamat lokasi gambar bendera lainnya silahkan kunjungi alamat ini atau alamat lainnya yang lebih interaktif : http://www.flags.net

Jumat, 01 Agustus 2008

Reveale Van Gogh by X-Ray -Muncul Foto Ceweknya uey...

Setelah memakan waktu sekian lama akhirnya misteri atau teka-teki lukisan Van Gogh's yang berjudul 'Patch of Grass' berhasil diungakap oleh ilmuwan dengan menggunakan sarana sinar-x. Menjakjubkan! di balik lukisan itu ternyata muncul sosok wajah
perempuan seperti ini.

Foto di balik lukisan

Undated handout picture shows a painting underneath Van Gogh's famous work 'Patch of grass' in Hamburg. Scientists have made a colored view of an early rejected painting derneath Vincent van Gogh's 'Patch of Grass' painting, using advanced X-ray techniques, a Dutch university said on Wednesday. (DESY/Reuters. Wed Jul 30, 12:03 PM ET)

Alatnya

Inilah sarana yang dipakai untuk meneliti
lukisan Van Gogh di atas

In this undated photo provided by Germany's Electron-Synchrotron, DESY, Wednesday, July 30, 2008, a special x-ray device used to detect a hidden portrait under the Vincent van Gogh painting ''Patch of Grass'' from 1887, center, is seen at a DESY laboratory in Hamburg, Germany. European scientists say they have developed a new method for extracting images hidden under old masters' paintings without harming them, and have unveiled a color portrait of a woman's face unseen since Vincent van Gogh painted over it in 1887. Joris Dik is a materials scientist from Delft University in the Netherlands. He says he used a particle accelerator and knowledge of metals in 19th century paint pigments to examine 'Patch of Grass,' a small oil study of a field that Van Gogh painted in Paris. (AP Photo/DESY), Wed Jul 30, 11:29 AM ET

menguji


Beginilah si ilmuwan Karen Ricker sedang memasang dan meneliti lukisan Van Gogh tersebut dengan menggunakan sinar-x. Foto ini dikirim ke AP (Association Press) pada
tanggal 20 Juli lalu.

A Dec. 21, 2007 photo provided by the German Electron-Synchrotron DESY on Wednesday, July 30, 2008 showsscientist Karen Rickers adjusting a special x-ray device to detect a
hidden portrait under the Vincent van Gogh painting 'Grasgrond' from 1887, center, at a DESY laboratory in Hamburg, northern Germany. (AP Photo/DESY, Manfred Schulze-Alex) **EDITORIAL USE ONLY **AP


Google Channel

↑ Uthil-uthilen iki

OKNO's BLOGS Shared

Pekan Pameran